Sepeninggal ayahku hidupku lebih tercurah pada adik laki laki bungsuku, karena ketika ayahku meninggal adik bungsuku baru berumur 9 tahun. Dan dari kami berempat hanya dia laki laki seorang dikeluargaku (Mama, Aku, Adikku Perempuan dan si Bungsu Adik laki lakiku)
Sekarang dia sudah berumur 17 tahun sudah besar dia sekarang tapi tetap dia masih mengikutiku kemana aku pergi (kalau orang Jawa bilang “ngintili wae” hehehehe..)
Aku bersyukur adikku adalah anak yang pandai dan bukan anak yang macam macam, permintaannyapun tidak yang macam macam.. Dia akan minta sepatu kalau sepatunya sudah bolong.. akan minta belikan tas apabila tasnya sudah robek.. Dan akan minta belikan baju apabila bajunya sudah sempit.. Sedangkan utk hal lain yang tidak penting bagi dirinya dia tidak akan meminta. Intinya dia akan meminta utk kebutuhannya dan bukan keinginannya.. (Hmmm.. kayaknya utk masalah ini aku mesti belajar banyak deh dari dia :P…)
Di luar dari perhatian akan kebutuhannya, masalah pelajaran dan hobbynya juga tidak luput dari perhatianku.. Sudah banyak mendali dan piala yang dihasilkan olehnya berkat kepandaian dan kepiawaiannya. Semua itu aku lakukan karena aku ingin dia bisa tumbuh layak.. Seperti anak anak lain yg punya ORANG TUA lengkap.. Banyak orang memujiku akan hal itu dan akupun merasa adikku juga bahagia dengan keadaannya sekarang. Tapi tanpa kuduga, pujian dan kepongahanku suatu saat LULUH LANTAH dengan satu kejadian!
Pada suatu saat ibu yang sering membantu dirumahku datang padaku dengan wajah tidak seperti biasanya..
” Mba.. ibu mau ngomong tapi maaf yah.. mba jangan marah..”
Aku yang sedang membaca sebuah tabloid langsung heran dengan pernyataan ibu tadi..“ Ada apa sieh bu? Kok pake bilang takut aku marah?”
" Begini mba.. ibu kan suka bantuin nyuci sama nyetrika disini.. ini mba.. Maaf! Itu loh mba baju dalem si adek emm.. celana dalam dan kaos dalamnya udah pada bolong sama sempit semua mba.. mungkin adek mau minta beliin malu kali mba… itu kayaknya baju dalem dari SMP kali yah..”
“Ya Allah..!” aku terpana dan lemas mendengarnya..
Kasihan engkau dik.. mungkin baju dalaman itu sudah dari 5 tahun lalu, dan sekarang..engkau kan sudah bertambah besar badannya…Aku jadi berpikir, mungkin dia ga nyaman utk menyampaikan ini karena anggota keluarganya semua PEREMPUAN.. Dan mungkin karena aku PEREMPUAN sehingga aku tidak mengerti kebutuhan spesifik yang dibutuhkan anak LAKI LAKI..
Ya Allah! Apabila PAPA ku masih ada mungkin adikku ada yg memperhatikan hal hal seperti itu.. Aku juga berpikir mungkin dia butuh TEMAN LAKI LAKI utk diajak diskusi sebagai seorang LELAKI.. membimbing dia sebagai seorang LELAKI.. mengajari dia bagaimana menjadi seorang LELAKI.. dan TERNYATA.. Aku Tidak Mampu! karena aku tidak bisa MENGGANTIKAN sosok seseorang yang seharusnya melakukan itu.. yaitu PAPA ku!
Kita memang harus berusaha agar menjadi terbaik untuk orang yg kita cintai, tapi peran ORANG TUA tetap tidak bisa tergantikan! Dilubuk hati anak anak yg kehilangan ORANG TUA tetap bagi mereka masih menyimpan sosok ORANG TUA yang tiada tergantikan oleh siapapun…
Aku baru sadar didalam tubuh adikku yang tampan dan gagah ternyata ada CACAT HATI ketika PAPA ku tiada. Luka protes yang mungkin bingung akan diajukan kepada siapa dan dimana.. Dan kami yang bersamanya harus tetap menjaga perasaan itu.
Mungkin kita BIASA jika mendengar ada ORANG TUA dari salah satu teman, kerabat atau tetangga apabila ada yg tiada atau pergi..
Kesan yang pasti ditangkap adalah.. Orang Hidup Pasti Mati! Setiap yang Datang pasti akan Pergi! Yup Itu Benar! dan Sangat Benar!!! Tetapi Tahukah??? Begitu SAKIT bagi mereka yg ditinggalkan! Layaknya nyawa tinggal separuh.. Apalagi bagi yg masih membutuhkan KASIH SAYANG ORANG TUA.
Pesanku yang mungkin tidak terlalu penting ini kepada teman teman SEHATI.. COBALAH! Apabila masih memiliki ORANG TUA isilah kesempatan itu dengan sebaik baiknya.. INGAT! sesuatu yang sudah ditinggalkan dan berlalu TIDAK MUNGKIN kembali lagi… Tapi bagi kita yang sudah ditinggalkan, Tunjukkkanlah! Bahwa kita MAMPU menjadi ANAK yang dibanggakan! Dimanapun mereka PASTI MEREKA TAHU dengan caranya kalau ANAK - ANAK mereka memang bisa diandalkan dan dibanggakan, walaupun mereka tiada disampingnya.. SO.. DON'T BE SAD and SURRENDER DEAR! because LIVE MUST GO ON!
Dan kepada adik adikku sayang... Ternyata Aku Tidak Bisa Menggantikan Posisi DIA! Karena DIA tetaplah DIA di hati Kita.. dan aku cuma KAKAK yang mampu hanya sebagai KAKAK..
So..Forgive me Dear.. But I Promise! I'll Give U All The Best That I Have! Luv U!
Miss U Pap!... :)
Note : Tulisan ini aku tulis di halaman catatan
FACEBOOK 25 Agustus 2009 pukul 15:50
No comments:
Post a Comment