( Ada banyak pelajaran berharga buat diriku dan aku ingin
berbagi, semua ini tapi tanpa disengaja.. tanpa disadari.. dan tanpa diminta…
jadi mohon diperkenan, apabila tidak, jangan sungkan utk menolak berbagi
ini…NOTHING TO LOOSE…)
Berawal dari rencana keberangkatanku ke Padang 30 Sep, semua persiapan sudah ku kerjakan dari persiapan ticket, akomodasi kendaraan dan penginapan yang semula aku ingin menginap di Ambacang dan berpindah rencana ke Hotel Bumi Minang (kedua hotel ini adalah hotel rekanan kami bila kami ada acara di Padang).. Tiba2 atasanku memundurkan acara tsb dari tgl 30 Sep ke Tgl 05 Okt.. Aku kesal bukan main.. karena banyak sanksi yg harus kubayar terutama E-Ticket Pesawat kami… Tapi semua adalah rencana Tuhan.. benar2 aku diberi Discount Hidup oleh Nya.. karena aku bisa jamin sekitar jam 17.20 (saat gempa terjadi) pasti kami sudah posisi di dalam kamar hotel utk istirahat karena biasanya kami selalu berangkat pagi dari Jakarta, tiba di lokasi tujuan langsung meeting dan selesai pertemuan di jam pulang kantor (jam 16.00)
Banyak penolakan dan “ not permission” dari berbagai pihak ketika kemaren aku hendak berangkat ke Padang.. Mulai dari sahabat2ku, kakak2 seniorku di kantor, keluargaku malah pamanku (kakak ibuku) meneleponku dengan suara tegas menolak keberangkatanku.. tapi aku berpikir.. sangat gampang dan “easy” utk membatalkan.. apalagi kami tidak ada jaminan akan tidur dimana dan akan dengan apa kami bertransportasi…masalah ticket? Ehem..Sangat gampang utk dicairkan karena banyak teman2ku hendak ke Padang utk lihat kondisi keluarganya tapi tidak dapat ticket, malah kalau aku ada niat jahat aku bisa menjual ticketku dengan harga 2 kali lipat (Naudzubillah.. ) Lalu masalah uang yg nanti aku dapat? Oopss jangan salah.. saking khawatirnya suami dan salah seorang kakak seniorku beliau2 akan mengganti 2 kali lipat uang yang aku dapat apabila aku tidak jadi berangkat… (Hmmm.. tawaran yg menggiurkan sebenarnya..)
Tapi kemudian aku berpikir.. ini bukan tugas sembarang tugas.. tugasku sebelumnya ke beberapa daerah sangat siap aku jalani meski pernah dari kantor belum siap dana aku malah pernah nekat menjalankan dengan semangat.. YUP! kadang aku mendapat tugas kota2 yang membuat aku tergiur utk menghabiskan uang yg aku dapat utk keperluan pribadi atau membeli buah tangan utk orang terdekat.. dan sangat heran.. walau tak ada waktu, aku bisa menyempatkan waktu 1 sampai 2 jam utk keperluan shopping.. pikiran sama semua shopalcholic.. MUMPUNG!!!
Sampai dikota Padang situasinya ternyata memang tak jauh dari yg aku bayangkan.. Aku belum mendapat kabar dua rekanku yang terkena gempa, rekanku di Hotel Ambacang ada yg meninggal bahkan jasadnya belum ditemukan, dan satu lagi aku tidak mendapat penginapan.. Tapi aku tetap bersyukur karena salah seorang rekanku di Padang membantu mencarikan transportasi se-ala kadarnya tanpa pamrih.. Alhamdulillah…
Disana aku menelusuri kota Padang ketika hendak mengujungi rumah rekanku yg ambruk sebagian.. Perjalananku setelah berkoordinasi dengan rekan2 disana sangat mengharukan… aku melewati jalan yg pada saat gempa kemarin terbuka dan menutup kembali sehingga banyak mengambil nyawa orang, melewati jalan tapi tertutup batu sebesar rumahku yg jatuh dari bukit bukit, merasakan guncangan gempa susulan yang pernah membuat teman2ku disini luluh lantah (padahal itu baru skala 5,1 R) Dan akupun mendatangi reruntuhan bangunan2 evakuasi yang sudah berbau mayat busuk yg mungkin belum terangkat jasadnya… sangat mengenaskan!
Aku juga banyak mendapati rumah rumah bertingkat ambruk dengan kondisi tinggal lantai atas atau ambruk total.. Ada banyak cerita disini.. ada yang baru 3 bulan menempati rumah 4 milyar tapi akhirnya rumahnya ambruk, ada yang baru seminggu beli mobil Pajero dengan harga 900 juta akhirnya remuk tinggal dashboardnya saja, ada yg baru membangun ruko buat usaha seharga milyaran langsung rata dengan tanah.. bahkan ada bangunan hotel megah baru diresmikan langsung retak seluruh dinding dan kaca jendelanya akibat gempa… itu baru penggambaran materi.. belum nyawa… sampai detik kemarin aku masih banyak mendengar teman2 kita disana belum mendapat kabar keluarganya yang hilang, rekanku sendiri ketika aku tiba disana, dia baru mendapat kabar 2 sanak keluarganya ada yg meninggal akibat gempa tgl 30 Sep kemarin (berarti sudah 5 hari..) Terlebih lagi trauma dan shock mereka akibat gempa kemarin, masih membuat mereka disana belum berani tinggal didalam rumah.. malah ada yg sudah meyiapkan tas besar isi pakaian di taruh di depan rumah mereka sehingga apabila ada gempa susulan mereka dapat langsung pergi membawa tas itu..
Otakku tidak berhenti berputar sampai pening ketika aku mengalami gempa susulan… Tuhan berikan peringatan tidak pandang bulu.. tidak pandang derajat martabat dan riwayat.. Apabila Dia MAU Dia Ambil! Dia INGIN Dia Hancurkan! Dan Dia TUNJUK Dia Ratakan.. Betul betul KEBESARAN TUHAN segala dari segala yg ada… Kekayaan dan kerugian umat Nya sebesar apapun tidak akan Dia Hitung.. Mau umat Nya baru punya sebulan, seminggu, sehari bahkan sedetikpun kalau Dia berkehendak Runtuhlah! Maka semua akan RUNTUH!...RATA dengan TANAH… Kembali ke TANAH…
Banyak dari kita sering menghamburkan uang dan kekayaan.. kadang setelah menghamburkan, memamerkan! kadang setelah memamerkan kemudian memprovokasi, kadang setelah itu diingatkan malah makin MENJADI!... Itulah MANUSIA! kata para pemuka agama.. Tapi Manusia Itu kan punya HATI ya Allah… Punya NURANI Ya Allah.. Kemana ITU???
Ya Allah… andai SESUATU yg kau beri lebih kepada kami Manusia, yang membedakan dari semua mahluk Mu mengapa kau sembunyikan dari kami yg manusia ini Ya Allah!!!... apa karena kami yg tidak mampu menguasai NAFSU DUNIAWIMU?.. Jangan lah kita berpikir harus kita rasakan BENCANA GEMPA terlebih dahulu baru TERSADAR.. JANGAN!!! Naudzubillah!!!.. Cukup teguran diberikan sepatah tapi kita bisa merenungi semua yg terjadi, cukup himbauan dengan sekilas tapi kita dapat menunduk tobat dan cukup kita dapat tamparan halus tapi bisa membuat kita meredakan gengsi duniawi dengan tulus… dan bagi kita semua aku harap CUKUP!!!
Dalam mengisi hidup kita ingin mendapat yang terbaik… jadilah kata MUMPUNG diabadikan utk hal hal yg baik… SULIT!!! Yup Sangat sangat benar!… Pasti kita merasa itu.. Tapi mari kita terbuka hati, tutupi silau dunia dan bertenggang rasa dengan bijak.. bertenggang rasa tidak muluk.. tidak harus sumbang uang besar.. tapi dapat memahami situasi dan kondisi sekitar.. berhura hura disaat bencana, berfoya foya disaat susah sangatlah tidak bijak bagi sekitar yg tertimpa bencana.. memang benar itu milik sendiri, milik pribadi, tapi akan sangat berkah apabila milik sendiri dan pribadi itu digunakan dengan BIJAK… Karena kitapun sangat tidak ingin DIINGATKAN dengan mengalami kejadian2 yg tidak dinginkan.. Jadi yuk sayangi sesama, dan yang masih peduli akan kita sebagai MANUSIA marilah kita saling mengingatkan… Ga selalu SALAH orang yg SALAH, asal jangan DISALAHKAN tetapi DIPERBAIKI bersama sama…. Yuuuukkk…Mariiiiii…...^_^
Berawal dari rencana keberangkatanku ke Padang 30 Sep, semua persiapan sudah ku kerjakan dari persiapan ticket, akomodasi kendaraan dan penginapan yang semula aku ingin menginap di Ambacang dan berpindah rencana ke Hotel Bumi Minang (kedua hotel ini adalah hotel rekanan kami bila kami ada acara di Padang).. Tiba2 atasanku memundurkan acara tsb dari tgl 30 Sep ke Tgl 05 Okt.. Aku kesal bukan main.. karena banyak sanksi yg harus kubayar terutama E-Ticket Pesawat kami… Tapi semua adalah rencana Tuhan.. benar2 aku diberi Discount Hidup oleh Nya.. karena aku bisa jamin sekitar jam 17.20 (saat gempa terjadi) pasti kami sudah posisi di dalam kamar hotel utk istirahat karena biasanya kami selalu berangkat pagi dari Jakarta, tiba di lokasi tujuan langsung meeting dan selesai pertemuan di jam pulang kantor (jam 16.00)
Banyak penolakan dan “ not permission” dari berbagai pihak ketika kemaren aku hendak berangkat ke Padang.. Mulai dari sahabat2ku, kakak2 seniorku di kantor, keluargaku malah pamanku (kakak ibuku) meneleponku dengan suara tegas menolak keberangkatanku.. tapi aku berpikir.. sangat gampang dan “easy” utk membatalkan.. apalagi kami tidak ada jaminan akan tidur dimana dan akan dengan apa kami bertransportasi…masalah ticket? Ehem..Sangat gampang utk dicairkan karena banyak teman2ku hendak ke Padang utk lihat kondisi keluarganya tapi tidak dapat ticket, malah kalau aku ada niat jahat aku bisa menjual ticketku dengan harga 2 kali lipat (Naudzubillah.. ) Lalu masalah uang yg nanti aku dapat? Oopss jangan salah.. saking khawatirnya suami dan salah seorang kakak seniorku beliau2 akan mengganti 2 kali lipat uang yang aku dapat apabila aku tidak jadi berangkat… (Hmmm.. tawaran yg menggiurkan sebenarnya..)
Tapi kemudian aku berpikir.. ini bukan tugas sembarang tugas.. tugasku sebelumnya ke beberapa daerah sangat siap aku jalani meski pernah dari kantor belum siap dana aku malah pernah nekat menjalankan dengan semangat.. YUP! kadang aku mendapat tugas kota2 yang membuat aku tergiur utk menghabiskan uang yg aku dapat utk keperluan pribadi atau membeli buah tangan utk orang terdekat.. dan sangat heran.. walau tak ada waktu, aku bisa menyempatkan waktu 1 sampai 2 jam utk keperluan shopping.. pikiran sama semua shopalcholic.. MUMPUNG!!!
Sampai dikota Padang situasinya ternyata memang tak jauh dari yg aku bayangkan.. Aku belum mendapat kabar dua rekanku yang terkena gempa, rekanku di Hotel Ambacang ada yg meninggal bahkan jasadnya belum ditemukan, dan satu lagi aku tidak mendapat penginapan.. Tapi aku tetap bersyukur karena salah seorang rekanku di Padang membantu mencarikan transportasi se-ala kadarnya tanpa pamrih.. Alhamdulillah…
Disana aku menelusuri kota Padang ketika hendak mengujungi rumah rekanku yg ambruk sebagian.. Perjalananku setelah berkoordinasi dengan rekan2 disana sangat mengharukan… aku melewati jalan yg pada saat gempa kemarin terbuka dan menutup kembali sehingga banyak mengambil nyawa orang, melewati jalan tapi tertutup batu sebesar rumahku yg jatuh dari bukit bukit, merasakan guncangan gempa susulan yang pernah membuat teman2ku disini luluh lantah (padahal itu baru skala 5,1 R) Dan akupun mendatangi reruntuhan bangunan2 evakuasi yang sudah berbau mayat busuk yg mungkin belum terangkat jasadnya… sangat mengenaskan!
Aku juga banyak mendapati rumah rumah bertingkat ambruk dengan kondisi tinggal lantai atas atau ambruk total.. Ada banyak cerita disini.. ada yang baru 3 bulan menempati rumah 4 milyar tapi akhirnya rumahnya ambruk, ada yang baru seminggu beli mobil Pajero dengan harga 900 juta akhirnya remuk tinggal dashboardnya saja, ada yg baru membangun ruko buat usaha seharga milyaran langsung rata dengan tanah.. bahkan ada bangunan hotel megah baru diresmikan langsung retak seluruh dinding dan kaca jendelanya akibat gempa… itu baru penggambaran materi.. belum nyawa… sampai detik kemarin aku masih banyak mendengar teman2 kita disana belum mendapat kabar keluarganya yang hilang, rekanku sendiri ketika aku tiba disana, dia baru mendapat kabar 2 sanak keluarganya ada yg meninggal akibat gempa tgl 30 Sep kemarin (berarti sudah 5 hari..) Terlebih lagi trauma dan shock mereka akibat gempa kemarin, masih membuat mereka disana belum berani tinggal didalam rumah.. malah ada yg sudah meyiapkan tas besar isi pakaian di taruh di depan rumah mereka sehingga apabila ada gempa susulan mereka dapat langsung pergi membawa tas itu..
Otakku tidak berhenti berputar sampai pening ketika aku mengalami gempa susulan… Tuhan berikan peringatan tidak pandang bulu.. tidak pandang derajat martabat dan riwayat.. Apabila Dia MAU Dia Ambil! Dia INGIN Dia Hancurkan! Dan Dia TUNJUK Dia Ratakan.. Betul betul KEBESARAN TUHAN segala dari segala yg ada… Kekayaan dan kerugian umat Nya sebesar apapun tidak akan Dia Hitung.. Mau umat Nya baru punya sebulan, seminggu, sehari bahkan sedetikpun kalau Dia berkehendak Runtuhlah! Maka semua akan RUNTUH!...RATA dengan TANAH… Kembali ke TANAH…
Banyak dari kita sering menghamburkan uang dan kekayaan.. kadang setelah menghamburkan, memamerkan! kadang setelah memamerkan kemudian memprovokasi, kadang setelah itu diingatkan malah makin MENJADI!... Itulah MANUSIA! kata para pemuka agama.. Tapi Manusia Itu kan punya HATI ya Allah… Punya NURANI Ya Allah.. Kemana ITU???
Ya Allah… andai SESUATU yg kau beri lebih kepada kami Manusia, yang membedakan dari semua mahluk Mu mengapa kau sembunyikan dari kami yg manusia ini Ya Allah!!!... apa karena kami yg tidak mampu menguasai NAFSU DUNIAWIMU?.. Jangan lah kita berpikir harus kita rasakan BENCANA GEMPA terlebih dahulu baru TERSADAR.. JANGAN!!! Naudzubillah!!!.. Cukup teguran diberikan sepatah tapi kita bisa merenungi semua yg terjadi, cukup himbauan dengan sekilas tapi kita dapat menunduk tobat dan cukup kita dapat tamparan halus tapi bisa membuat kita meredakan gengsi duniawi dengan tulus… dan bagi kita semua aku harap CUKUP!!!
Dalam mengisi hidup kita ingin mendapat yang terbaik… jadilah kata MUMPUNG diabadikan utk hal hal yg baik… SULIT!!! Yup Sangat sangat benar!… Pasti kita merasa itu.. Tapi mari kita terbuka hati, tutupi silau dunia dan bertenggang rasa dengan bijak.. bertenggang rasa tidak muluk.. tidak harus sumbang uang besar.. tapi dapat memahami situasi dan kondisi sekitar.. berhura hura disaat bencana, berfoya foya disaat susah sangatlah tidak bijak bagi sekitar yg tertimpa bencana.. memang benar itu milik sendiri, milik pribadi, tapi akan sangat berkah apabila milik sendiri dan pribadi itu digunakan dengan BIJAK… Karena kitapun sangat tidak ingin DIINGATKAN dengan mengalami kejadian2 yg tidak dinginkan.. Jadi yuk sayangi sesama, dan yang masih peduli akan kita sebagai MANUSIA marilah kita saling mengingatkan… Ga selalu SALAH orang yg SALAH, asal jangan DISALAHKAN tetapi DIPERBAIKI bersama sama…. Yuuuukkk…Mariiiiii…...^_^
Note : Tulisan ini aku tulis di halaman catatan
FACEBOOK 07 Oktober 2009 pukul 0:04
No comments:
Post a Comment